Saya memang suka film horor. Terutama film-film produksi Hollywood dan Asia, Indonesia terutama. Semula tak percaya pada hantu. Terpikir itu hanya ada di imaji film-film saja. Walaupun di waktu kecil dulu pernah melihat perempuan berbaju putih dengan rambutnya yang super panjang, tepatnya di dapur rumah saya.
Ya, dulu sebelum sekolah dan tak tahu tentang hantu-hantu di film. Saya melihat sesosok perempuan percis duduk di depan dapur kayu rumah saya. Kejadian ini kira-kira saya berumur empat tahun dan tidak satu orang pun yang saya beri tahu. Termasuk ibu dan ayah di rumah. Dan kalian beruntung bisa tahu cerita ini, hehe.
Di tahun 2007. Di dedaunan nipa nan rindang. Saya dan salah seorang teman mendengar suara kucing yang mengeong. Jelas sekali suaranya. Perlu kalian ketahui, ditepian pantai, kucing mana yang mau hidup, terlebih daerahnya pesisir dan hutan rimba semua. Kejadiannya tepat pukul sembilan malam. Saat kami sedang berburu ikan.
Tadi malam (04/01/17) pukul setengah sebelas. Tepatnya di depan rumah. Saya dikejutkan dengan suara yang mengucapkan “Assalamu`alaikum”. Spontan saya jawab salamnya. Lalu saya buka pintu ternyata tidak ada orangnya. Padahal jelas sekali suaranya, orang.
Suara tivi di rumah sudah sangat besar. Eh, masih kedengar juga. Saya tanyai orang di rumah, ternyata mereka juga sudah sangat sering mendengar suara orang yang mengucapkan salam tersebut. Termasuk kedua orang tua dan adik-adik saya.
Terserah mau percaya atau tidak. Yang jelas, kejadiannya, bukan hanya saya saja yang mengalami, tapi seluruh keluarga saya di rumah. Terlebih seorang dukun di kampung bilang. Ini kamar rumah di depannya ada tempat jalan jin melintas. Semacam portal gitu. Jadi, jika sedang tidur di kamar ini. Maka pasti dia yang mengganggu. Kalo kalian mau ngasi saran, boleh coret-coret di komen bawah ini.
Belum lagi saya melihat anak kecil berteduh di depan rumah saya pas hujan tadi malam. Ihh, sangat seram kawan. Bukan hanya di rumah, bahkan di masjid pun pernah ada yang ngikutin. Apalagi ketika saat tahajud, serasa ada makmum rame di belakang saya. Wallahu `alam.

Belum ada tanggapan untuk "Pengalaman Horor Saya (Part 1)"
Posting Komentar