Lima Faktor Kenapa Bruce Wayne menjadi Batman.


Akhirnya  pada seson 5 ini serial Gotham mengahiri kisahnya. Serial  Gotham adalah prekuel  dari kisah Batman.  Ya, kisah bagaimana Satria Kegelapan atau Batman itu muncul.  Jadi kita akan lebih tahu secara mendalam asal mula  kehidupan Bruce Wayne atau Batman itu hingga ia bisa menjadi jagoan pahlawan kota Gotham melawan para penjahat di kotanya tersebut.


Setelah saya menonton dari season pertama hingga season akhir ini, saya lebih tahu, bahwa ternyata Batman itu tidak serta merta tiba-tiba menjadi pahlawan. Banyak faktor hingga ia bisa menjadi pahlawan yang biasa disebut the dark knight. 

Berikut saya beberkan beberapa faktor kenapa Bruce Wayne itu bisa seperti itu.

 
 
Pertama, faktor kematian kedua orang tuanya. Semua pasti sudah tahu bahwa sudah banyak adegan ini di film-film Batman pada umumnya. Setelah melihat kematian kedua orang tuanya dihadapannya langsung yang dibunuh oleh perampok. Bruce Wayne ingin membalas kematian kedua orang tuanya. Belajar bela diri hingga belajar menjadi detektif.

Kedua, faktor lingkungan. Dengan suasana kota Gotham yang begitu penuh dengan criminal yang merajalela, pejabat yang korup, hingga pembunuhan sudah menjadi hal yang biasa di kota Gotham. Mau tak mau Bruce harus tetap waspada dan belajar bela diri tentunya untuk menghindari serangan orang jahat.

Tiga, faktor keturunan. Bukan rahasia lagi bahwa Bruce Wayne adalah keturunan konglemerat di kota Gotham. Selain salah satu orang terkaya di kotanya, ia juga menjadi dermawan, mewarisi kedermawanan orang tuanya dalam membantu sesama. Maka dari itu, keinginan Bruce Wayne menolong semua orang sangatlah tinggi.

Keempat,  faktor teman dan orang terdekat. Selain Selina Kayle, sahabatnya, Bruce juga di temani. Bruce Wayne juga berteman dengan James Gordon, kepolisian Gotham, Selina Kyle yang jadi Cat Woman, dan yang tak kalah pentingnya si Alfread Penyword, asisten sekaligus pengasuh Bruce Wayne. Alfread adalah mantan tentara yang sengaja di rekrut ayahnya untuk mengasuh Bruce Wayne.

Kelima, faktor harta. Sama halnya seperti pepatah yang sering kita dengar. Harta, tahta dan wanita. Selain keempat faktor diatas, kekayaan lah yang membuat Bruce Wayne dapat leluasa untuk membantu sesame. Dengan kekayaannya pulalah, ia bisa membeli peralatan teknologi canggih untuk membantunya dalam menolong sesama tak terkecuali untuk keperluan menjadi “ the dark knight” maksudnya kesatria kegelapan malam.

Itulah secuil cerita yang bisa saya bagi kenapa Bruce Wayne bisa menjadi Batman dan menolong sesama menumpas kejahatan di Gotham City.






Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Lima Faktor Kenapa Bruce Wayne menjadi Batman."

Posting Komentar