Media sebagai penyampai
aspirasi masyarakat. Sebagai penyampai aspirasi masyarakat tidak lepas yang
namanya kritik terhadap permasalahan sosial. Kritik terhadap pemerintah sudah
mesti, jika di dalam pelaksanaannya pemerintah enggan berpihak pada rakyat.
Pada dasarnya, kritikan terhadap pemerintah itu bukanlah untuk mencaci maki para pejabat kita yang mulia disana. Tetapi sekedar untuk mengingatkan. Bahwa nanti jangan lupa dengan janji-janji gombal Anda waktu kampanye dulu. Kami tagih. Masih ada jejak digitalnya. Itulah salah satu peran media.
Menurut pandangan saya,
baik media mainstream ataupun media sosial punya peran strategis dalam
mendapatkan informasi. Kita masyarakat mesti berterima kasih kepada media-media
yang menyajikan berita yang akurat serta bermanfaat bagi masyarakat. Bukan
berita yang membuat kuat kedudukan suatu pejabat. Memperkuat suatu oknum
tertentu untuk memilihnya kembali ke periode selanjutnya. Dan ini sudah jelas
ada pemilik TV sekaligus ketua partai yang selalu mengiklankan lagu-lagu
kerennya. Mungkin anak-anak menganggap mars perindo itu lagu kebangsaan
Indonesia.
Berbicara tentang
media, tak lepas dari namanya pers.
Berita yang dimuat di media cetak atau pun di televisi dan radio adalah
bagian dari media mainstream. Sedangkan facebook, twiter, instagram, WA dan
lain sebagainya adalah bagian dari media sosial.
Jika media mainstream
itu di dalamnya ada TV swasta dan TV pemerintah. TV pemerintah, oke, tidak
boleh membuat kegaduhan plus dengan RRI juga. TV swasta, banyak menyajikan
berbagai hiburan dan berita-berita bermanfaat.
Yang jadi pertanyaan
saya, mengapa mereka yang sudah banyak meraup keuntungan dari berbagai tayangan
TV ada sebagian pemilik TV membuat partai. Partai Perindo contohnya, omong
kosong jika anak kecil tidak hafal lagu marsnya. Apalagi diselingi dengan acara
animasi itu yang biasa ditonton.
Menurut pendapat
sementara, alasan kenapa pengusaha mendirikan partai adalah untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat negara ini. Tapi apa harus buat partai untuk
meningkatkan kesejahteraan? Tidak. Banyak cara lain. Tapi kita harus berpikir
positif pada pengusaha-pengusaha yang mendirikan partai itu. Karena walaupun
juga peran partai dalam demokrasi sangat diperlukan.
Belum ada tanggapan untuk "Media Mainstream dan Media Sosial"
Posting Komentar