Be Patient, We Have Our Own Time


Saya kenal orang yang lulus kuliah diusia 21 tahun, tapi tidak mendapatkan pekerjaan sampai usia 27 tahun. Saya kenal orang yang telat lulus kuliah diusia 25 tahun, tapi langsung mendapat pekerjaan. Saya kenal orang yang tidak pernah kuliah, tapi telah menemukan passion mereka diusia 18 tahun.

Saya kenal orang yang setelah lulus kuliah, langsung mendapat pekerjaan tapi membenci pekerjaan mereka. Saya kenal orang yang tidak langsung kuliah, tapi menemukan tujuan hidup mereka. Saya kenal orang yang sangat yakin tentang apa yang mereka  kerjakan saat usia 16 tahun, tapi berubah pikiran saat berusia 26 tahun.

Saya kenal orang punya anak tapi tidak punya pasangan. Saya kenal orang yang sudah menikah tapi harus menunggu 8-10 tahun untuk memiliki anak. Saya kenal orang yang terikat dalam suatu hubungan tapi mencintai orang lain. Saya kenal orang yang saling mencintai tapi  tidak bersama-sama.

Maksud saya adalah segala sesuatu dalam hidup terjadi sesuai waktu kita, jam kita. Kamu mungkin melihat temanmu yang menurutmu lebih baik darimu atau temanmu yang kondisimu lebih buruk darimu. Tapi segalanya terjadi sesuai dengan kecepatan yang masing-masing. Mereka semua punya waktu dan jam sendiri, begitu juga dengan kita.

Saat berusia 25 tahun Marc Coban menjadi pelayan bar di Dallas. J.K Rowling harus menunggu sampai berusia 32 tahun untuk menerbitkan Harry Potter setelah ditolak 32 penerbit. Ortegi meluncurkan ZARA saat dia berusia 39 tahun. Jack Ma memulai Alibaba saat dia berusia 35 tahun. Morgan Freeman mendapatkan peran yang besar saat berusia 52 tahun. Steve Carell baru mendapat perannya setelah berusia 40 tahun. Virgin yang dirintis oleh Richard Branson saat usia 34 tahun.

Mendapatkan gelar setelah berusia 25 tahun masih merupakan sebuah prestasi. Belum menikah diusia 30 tahun tapi tetap bahagia itu indah. Membangun keluarga setelah usia 35 tahun masih memungkinkan. Membeli rumah setelah usia 40 tahun tetaplah hebat.

Jangan biarkan orang lain membuatmu terburu-buru sesuai dengan waktu mereka. Karena seperti yang Eintein katakan. “ Tidak semua yang diperhitungkan dapat dihitung. Dan tidak semua yang bisa dihitung, bisa diperhitungkan”.

Dan ini merupakan hal paling penting. Saya ingin kalian menciptakan hidup yang bermakna, bertujuan dan memberikan kebahagiaan bagi dirimu, dan belajar cara menggunakannya untuk memberikan pengaruh dan perbedaan buat hidup orang lain. Itulah yang disebut dengan sukses sejati.



Kreasi   : Jay Shetty
Subtitel : Chandra Hasyim


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Be Patient, We Have Our Own Time"

Posting Komentar